-
Love me or hate me; both are in my favor. If you love me, I’ll always be in your heart. If you hate me, I’ll always be in your mind.
-
Posted on March 6, 2013 via Duchess with 145 notes
Source: duchessvanbee
-

Katie 21, and husband Nick 23, knew before the wedding that Katie had terminal cancer but Nick vowed to marry the love of his life. With all her complications, Katie planned every part of her wedding and her dressed had to be altered many times due to the constant weight loss
Katie died 5 days after her wedding. To see a fragile woman dress as a bride with a beautiful smile makes you think… Happiness is always there within reach, no matter how long it lasts. Lets enjoy life and don’t live a complicated life. Life is too short.
Work as if it was your first day. Forgive as soon as possible. Love without boundaries. Laugh without control and never stop smiling. Please pray for those suffering from cancer.
(via heyitskalista)
Posted on December 15, 2012 via i DREam with 141,530 notes
Source: dawn-raven
-
Mungkin aku tak pernah akan membuatmu bahagia. Tapi untuk membuatmu tersenyum menghadapi hari-hari mendatang adalah caraku untuk membantumu bertemu bahagia, dan moga dengan senyuman itu, kau akan temui orang yang menyayangimu lebih daripada apa yang bisa aku beri :)
“Tersenyumlah walau kehilangan orang yang tersayang kerana akhirnya kau akan sedar Tuhan mencintaimu lebih dari apa yang kau perlu”
(via sederhanaindah)(via inmyshoe)
-
Dan bila kita menulis tentang cinta,
tak semestinya kitalah yang paling arif tentang cinta,
atau yang paling asyik dilamun cinta,
terkadang itu cuma expresi rasa, sebuah catatan tanpa makna, siapa tahu?Dan bila kita menulis tentang kesedihan,
bukanlah kita yang paling derita, dan paling kecewa.
terkadang itu cuma catatan rasa yang berlebihan, melampaui apa yang dirasai,
rintihan sekeping hati yang mungkin terlalu rapuh,
tanpa ilmu, tanpa iman.Dan bila kita menulis tentang harapan dan impian,
terkadang,
bukanlah kerana kita tak pernah putus harapan dan kehilangan impian,
tapi kerana kita mahu terus berharap yang baik, dan mengimpikan sebuah bahagia.Dan bila kita menulis tentang sebuah ketabahan,
bukanlah bermakna kita yang paling tabah,
itu cuma antara cara,
memujuk hati dan diri sendiri.Maka,
hakikat sebenar dibalik sebuah penulisan itu,
mungkin sukar difahami.
mungkin kerana ia lebih mudah diselami,
dari ditafsir dan dibuat andaian yang kita sendiri tak pasti.(via inmyshoe)
-
Jadi, Kamu Sudah Melupaku?

Setelah malam itu,
aku sungguh tak pernah tahu,
bagaimana kabarmu?Baik-baik sajakah?
Terluka?
Menangis dalam hati?
Atau bahkan,
tertawa karena sudah merasa melepaskan satu beban masa lalu?Entah…
Sampai suatu waktu,
aku membaca tanda yang diberikan Tuhan padaku,: melalui waktu
Sang bijak pernah berkata padaku,
‘banyak hal mampu dibuktikan waktu,
cinta, kesetiaan, kesalahan, kebenaran.’Mungkin benar.
Waktu membuat aku tak ada lagi,
dalam setiap tulisanmu.
Waktu membuat aku menghilang,
dari setiap ingatanmu akan cinta.
Waktu pula akan membuat,
hatimu menerima bahwa aku sudah seharusnya pergi,
dari hidupmu yang mendekati sempurna.Jadi, apakah benar adanya,
kamu sudah melupaku dengan sebenar-benarnya?Jakarta, 26 Juli 2012
- Tia Setiawati Priatna
Posted on October 9, 2012 via karenapuisiituindah with 65 notes
Source: karenapuisiituindah
-

-
Posted on October 8, 2012 via Sanity turns to Vanity. with 39,469 notes
Source: makemestfu.net
-

-
Posted on October 8, 2012 via observando with 45,212 notes
Source: observando
-
(via stitchcallsmelilo)
Posted on October 8, 2012 via Marianna Paige with 78,042 notes
Source: mariannapaige
-

-
Live in the present, remember the past, and fear not the future, for it doesn’t exist and never shall. There is only now.
Christopher Paolini (via hellanne)Posted on September 25, 2012 via séduisant with 434 notes
Source: hellanne





